Tragedi SALMON di PELAYANAN



Siapa yang tidak mau makan ikan salmon habitat ikan yang dikenal hidup di arus deras dan melawan arus.

Karena hidup melawan arus ikan jenis ini termasuk jenis ikan yang selalu bersih dan lezat dimakan dalam ragam sajian.

Saking terkenalnya sampai diangkat pada sebuah film dengan judul salmon in yaman dimana dalam film ini diceritakan bagaimana ikan salmon yang hidup di cuaca dingin dapat berpindah dan dinikmati oleh orang yaman dengan cuaca yang panas.

Di era JKN banyak rumah sakit mendapatkan anugerah kehadiran ikan SALMON ini dengan hadirnya banyak pasien.

Namun kehadirannya selalu punya GAP dengan standar layanan yang diberikan pihak rumah sakit.
dengan harapan mendapatkan layanan yang MAKE EVERYTHING SIMPLE namun demikian banyak rumah sakit justru sebaliknya menghadirkan layanan yang MAKE EVERYTHING RIBET.

Apa yang terjadi?

Menurut hasil penelitian dibeberapa rumah sakit Dari 100% pasien yang datang 10% nya  ingin layanan lebih artinya diatas standar yang diberikan dan ini menjadi prospek kandidat untuk pasien VIP.

Namun sayang dibanyak rumah sakit layanan ini tidak dikelola dengan baik baik. Boleh dibilang LAYANAN BINTANG LIMA cara pelayanan masih. KAKI LIMA.

Ini bisa dilihat banyak masalah dari aspek fasilitas, sdm, alur layanan, harga, promosi dan lain lain.

Efeknya adalah pasien yang 10% diatas tidak tergarap dengan baik dan  pindah ke tetangga sebelah yang bisa menghadirkan layanan VIP sesuai dengan ekspetasi pelanggan.

Perpindahan ini saya sebut sebagai tragedi SALMON.

Bagaimana agar tragedi SALMON ini tidak terjadi?

Ada beberapa hal yang mesti dibenahi berbasis CUSTOMER JOURNEY sejak kedatangan pasien diantaranya :

Proses kedatangan pasien disediakan layanan jemput pasien dan parkir prioritas bagi pasien VIP.
Pada proses registrasi diberlakukan layanan red carpet dimana pasien VIP saat datang langsung ke ranap dan registrasi dilakukan di loby ranap Vip dimana petugas admisi yang mendatangi pasien di ranap.

Disediakan fasilitas ruangan setara bintang 5 dimana pasien merasa nyaman selama proses penyembuhan.

Perawat dan dokter dipilih dari yang sudah divekali kemampuan komunikasi dan handling complain yang mumpuni.

Disediakan aneka cara pembayaran yang memungkinkan pasien membayar di dalam kamar rawat inap

Mendapatkan prioritas dalam waktu tindakan operasi sehingga pasien tidak lama menunggu.
Dan banyak lagi yadilakukan agar pasien merasa dilayani LEBIH dari pasien reguler.

Selamat MENCOBA
salam
Paknaw

Comments

Popular Posts