-->

Bisnis JAMAN NOW kata Pak NAW

Bisnis JAMAN NOW kata Pak NAW
Banyak Hal berubah dalam BISNIS JAMAN NOW, namun ada hal yang tetap, bahwa BISNIS merupakan hubungan RELASI SEBAB - AKIBAT.

selalu JAUH dan TERBATAS

Perubahan eksternal yang diwarnai oleh adanya perubahan prilaku konsumen yang memicu perubahan kepada kebutuhan pelanggan  selalu terjadi duluan, setelahnya baru insan perusahaan merespon perubahan yang terjadi dengan melakukan terobosan dalam Inovasi Produk atau Pelayanan bagi pelanggan.

Hal ini sebagai bentuk respon terhadap keinginan pelanggan yang senantiasa berubah dari waktu ke waktu.

namun dalam kenyataannya, terkadang kita melihat ada perusahaan yang CEPAT MERESPON dan LAMBAT MERESPON perubahan yang terjadi.

seperti hal nya di era digital marketing saat ini, banyak perusahaan konvensional yang gulung tikar karena tidak mampu beradaptasi dengan Kecepatan Perubahan yang terjadi dan malah Arogan tidak melakukan perubahan sama sekali dengan model bisnisnya.

Al hasil ya..ya...ya, banyak yang AMBYAR gulung tikar alias Almarhum ditengah tingginya DEMAND PASAR.

bagaimana hal ini bisa terjadi ?

bagi perusahaan yang sudah merasa MENGUASAI PASAR dan merasa BESAR. di internalnya sendiri telah mengidap satu budaya negatif yaitu COMFORT ZONE. budaya dimana semua pihak terlena oleh kenyamanan yang sudah diperoleh dan sedang dinikmatinya.

sikap ini yang jika dibiarkan terus menerus akan MENJAUHKAN telinga nya dari kepekaan melihat perubahan yang sedang terjadi di eksternal perusahaan dan JAUH dari keinginan BELAJAR hal hal baru tentang dunia persaingan bisnis perusahaan.

Al hasil hal ini akan berdampak kepada TERBATASNYA kapasitas saat Perusahaan menuntut adanya Perubahan sebagai respon terhadap perubahan eksternal, pemicunya adalah  SDM yang sudah terlanjur COMFORT ZONE saat terjadi perubahan radikal bukan cenderung bersatu malah cenderung saling KAGET KAGETAN dan CUBIT CUBITAN serta menyelamatkan diri masing masing dan berhadap BADAI PERUBAHAN segera Berlalu.

oleh karenanya ketika Perusahaan mengalami LEVEL KEBERHASILAN TERTINGGI, jika peka hal ini harusnya sebagian besar hasil yang diperoleh di investasikan untuk upaya mempertahankan Perusahaan dengan Daya Saing yang dimiliki secara berkelanjutan bukannya malah menggirng SDM Perusahaan malah menjadi PENIKMAT atas KEBERHASILAN yang diraih.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "selalu JAUH dan TERBATAS"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel