-->

Bisnis JAMAN NOW kata Pak NAW

Bisnis JAMAN NOW kata Pak NAW
Banyak Hal berubah dalam BISNIS JAMAN NOW, namun ada hal yang tetap, bahwa BISNIS merupakan hubungan RELASI SEBAB - AKIBAT.

NYAP NYAP di market SENYAP


Waktu menunjukan pukul 17.00 menjelang buka puasa, whatshapp saya masuk sebuah pesan dari kawan lama : Halo bro mau pesan Batagor nggak? Bikinan bini gue nih. Pesan yah. 

Momentumnya pas, orang yang nawarin dikenal dan sudah lama tak berjumpa, produknya homemade pula. 

Sebagai teman lama yag mengenal sejak dulu pasti tak berpikir panjang , BELI MASBRO. 

alasannya karena Produk dibutuhkan, sudah mengenal yang menawarkan dan mengapresiasi karena home made.

Singkat cerita berjanjianlah saya dan teman lama ini disebuah lokasi yang disepakati bersama untuk COD an.  

Dari cerita diatas dalam konteks bisnis ini adalah model bisnis OMNI CHANELING, dimana saat order dilakukan secara ONLINE dan saat sersh terima prpduk dilakukan secara OFFLINE. 

Diakui  atau tidak kondisi hari ini seperti membuktikan pernyataan jhon naisbith futurelog yang menulis dalam bukunya Global Paradok bahwa abad 21 ditandai d dengan  DUNIA MAYA ambil alih DUNIA  NYATA. 

dan di buku yang sama juga jhon naisbith berpesan JANGAN LUPAKAN EKOLOGI TEKNOLOGI. 

oleh karenanya tidak aneh bila saat ini banyak pelaku usaha baru bermunnculan berselancar di dunia maya dalam ragam usaha yang secara radikal merubah cara berbisnis dan cara melayani yang lebih EVERYTHING SIMPEL. 

Tak perlu serumit dulu memulainya, saat   DUNIA MAYA  belum  banyak ambil.DUNIA NYATA. 

untuk pemain awal Siapkan Produk yang sudah populer di masyarakat, lakukan penawaran  perdana ke  keluarga, saudara, teman lama, rekan kerja yang sudah mengenal dan gunakan chaneling DUNIA MAYA  yang selama ini sering digunakan bersama mereka.

Dengan sering NYAP NYAP ( menawarkan secara terus menerus)  di market SENYAP ini dalam penawaran perdana kemungkinan membelinya akan lebih besar karena sudah mengenal dan ada rasa ingin mendukung kegiatan usaha yang dilakukan. 








Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "NYAP NYAP di market SENYAP "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel