-->

Bisnis JAMAN NOW kata Pak NAW

Bisnis JAMAN NOW kata Pak NAW
Banyak Hal berubah dalam BISNIS JAMAN NOW, namun ada hal yang tetap, bahwa BISNIS merupakan hubungan RELASI SEBAB - AKIBAT.

membangun KETAHANAN BISNIS RS berbasis 3 DIMENSI


Bisnis bertujuan untuk tumbuh dan berkembang karena hal ini menjadi keharusan dan kewajiban, tidak terkecuali rumah sakit. 

Menjadi keharusan, karena bisnis harus tetap eksis melayani kebutuhan pelanggannya dan menjadi kewajiban karena bisnis dalam proses petjalannya  harus senantiasa menghadirkan new value kepada pelanggannya.

Adanya keharusan dan kewajiban ini menjadi upaya perusahaan dalam mempertahankan bisnisnya ditengah turbulensi bisnis yang dipicu oleh hadirnya kompetitor, perubahan prilaku pelanggan, kompetitor dan bargaining suplier.

Bagaimana Rumah sakit berupaya mempertahankan Pelayanannya agar senantiasa tumbuh dan berkembang?

Setidaknya ada 3 dimensi yang harus selalu jadi perhatian agar berkinerja baik, karena jika 3 hal ini berkinerja baik maka akan menopang pertumbuhan dan perkembangan perusahaan. 

1. Dimensi FASILITAS
2. Dimensi PELANGGAN
3. Dimensi SDM

untuk memahaminya dalam praktek rumah sakit, mari kita hitung berapa kondisi optimal yang harus di capai saat rumah sakit kelas B mempunyai BED 500.

1. DIMENSI FASILITAS 
kondisi ideal penggunaan fasilitas dengan BED 500, mengacu kepada regulasi penggunaan BED max 85%, Los 4 hari Toi 1-3 hari. 

2. DIMENSI PELANGGAN 
Setidaknya dengan kondisi diatas kita bisa menghitung Volume pelanggan optimal yang harus di capai oleh :
Rawat Inap
Rawat Jalan
Kamar Operasi
ICU 

Volume optimal pasien Rawat inap/ tahun
=  (( Bed x Bor)/ Los)×365
=  38.781 pasien

Volume optimal pasien Rawat Jalan/ tahun
= pasien rawat inap x 10
= 38.781 x 10
= 387.810 pasien 

Volume optimal pasien kamar operasi
= 40% x pasien rawat inap
= 40% x 38.781
= 15.512 pasien

Volume optimal pasien ICU
= 2% x pasien rawat inap
= 2% x 38.781
= 775 pasien

3. DIMENSI SDM 
untuk menghitung beban kerja SDMdalam kondisi optimal, kita dapat menghitung beban kerja dokter Spesialis medis yang praktek di rawat jalan sebagai income generate rumah sakit 

Selanjutnya dapat dihitung jumlah dokter spesialis medis ideal yang dibutuhkan oleh rumah sakit. 

Jika dokter berpraktek 4 jam per hari, dengan rata2 pemeriksaan 12 menit, maka dalam 4 jam dapat meriksa 20 pasien. 

Jika dalam 1 minggu praktek 3 hari, maka dalam 1 minggu dapat melayani 60 pasien. maka dalam 1 bulan sebanyak 240 pasien, sehingga dalam 1 tahun ďapat melayani : 2880 pasien. 

Dari data ini kita bisa mengetahui jumlah ideal dokter spesialis medis di rawat jalan :
= pasien rajal/ volume dokter spesialis
= 387.810 / 2880
= 137 dokter spesialis medis 

Dengan menjaga capaian kinerja FASILITAS, VOLUME PELANGGAN dan SDM diatas dalam capaia  optimal maka secara langsung akan berdampak kepada capaia  kinerja keuangan yang dengan sendirinya akan menopang upaya Ketahanan bisnis rumah sakit. 

Sebagaimana kita ketahui, idealnya pendapatan Rumah sakit dengan junlah bed 500 adalah 500 - 650 milyar, karena 1 bed harus menghasilkan 1-1.5 Milyar dalam satu tahun. 

Disisi lain hadirnya orang sehat yang mengantar pasien dan adanya perubahan prilaku hidup sehat pasca pandemi covid 19 membawa tantangan sendiri kepada rumah sakit untuk menghadirkan Layanan 2 Rasa, Layanan untuk orang sakit dan orang sehat dengan mendayagunakan 2  dimensi yang dimiliki : FASILITAS dan SDM Rumah Sakit. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "membangun KETAHANAN BISNIS RS berbasis 3 DIMENSI"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel